KUMPULAN CERITA HARIAN


          Jayapura 27 juli 2021

Pada hari minggu saya bangun mengawali dengan doa pembukaan untuk mengambut hari baru,pikiran baru,totalitas baru,naratifnya saya mau pergi mengikuti ibadah disentani gereja sang penebus tetapi kondisi saat hari minggu,iklim hujan keras,namun saya memikir hujan ini mencobai kepada kita apakah dia iman kuatkah tidak,oleh karena itu saya ikut ibadah disentani gereja tutup alasannya melihat dengan pandemi covid 19 dengan vaksinasi yang sedang melanda diglobal.dibagian gereja abepura masih buka melakukan misa sehingga biar hujan keraspun saya memekai pakaian ibadah dan star motor rodah dua mengejar ibadah misa kadua sampai tibah bagian fakultas fkip melihat kondisi saya pakaian semua basah dari situ langsung fluktuaktif ke asrama epowamo untuk meminta atau meminjam pakaian mereka,ternyata kenyataannya mereka kasih pakaian ke saya,yang basah buka akan lalu jemur di atas tali yang khusus oleh kaka-kaka serta sekutu-sekutu perjuangan kemudian saya memakai pakaian yang mereka kasih saya.sesudah itu saya meminta permisi dan bertutur saya mau mengikuti ibadah jadi saya jalan dulu ya.mereka berkomentar kepada saya oke baik sudah,saya fluktuaktif pake motor sampai tibah digereja gembala baik abepura.

      Didepan sekretariat omk saya membuka jeket dengan helm lalu saya akses internal gereja dalam tanpa ada yang mengambil bagian tata laksana.bukan saya siapa lagi yang mengambil bagian atau tugas sehingga saya mengambil bagian dan bertanggung jawab tata laksana mulai dari prolog sampai epilok kita melakukan tanggung seperti ini,tuhan yesus akan perhitungkan dunia maupun disurga.kita sebagai citra allah mohon untuk usahakan berpikir baik dan bekerja dalam ladang tuhan yesus,kalau kita mau mendapat upah disurga.pulang dari gereja juga demikian hujan menetep tetapi terpaksa akses bawah motor fluktuaktif ke asrama epowamo,saya mau kasih memulih baju yang meminjam ibadah tadi,dari jalan naik asrama motor saya taruh motor baik-baik lalu saya naik dan tibah depan pintu saya ucapkan selamat hari minggu lalu mereka juga berkomentar selamat hari minggu juga kemudian saya masuk apa yang mereka meminjam baju itu buka dan taru ketempat pengimpanan baju mereka,saya mau kesentani ketempat tinggal saya tetapi membatasi saya dengan situasi iklim hujan,saya punya pakaian masih basah sekalipun sementara mau tinggal asrama saya meminta celana pendek ke mereka lalu colega satu dia kasih celana pendek dan memakai lalu saya tinggal diasrama epowamo.

      Selama saya tinggal membuka ruang diskusi dengan mereka tentang topik yang pertama agama,yang kedua tentang pendidikan dan yang ketiga tentang budaya kami diskusi satu persatu selama itu kaka laki-laki berkata adik-adik masak kopi telah,ada kawan satu mobilitas dia dimasak diskusi jalan pertengahan diskusi kopi dia putar dan dia bagikan kepada perseorang melanjutkan diskusi sambil minum kopi,melakukan diskusi ini membuka pola pemikiran dan meringan mulut selain dari itu membudayakan berbicara,karena kita masih proses dunia kampus perlu mempelajari dan membenahi hal seperti diatas ini,tujuan untuk persiapan kedepan kita sebagai manusia itu sili berganti kehidupan,supaya ketika kita masuk dunia kerja baik itu dilegislatif yudikatif atau birokrasi mudah menyesuaikan berbicara apa yang telah membiasa saat dahulu proses kuliah.diskusi ini sampai selesai 

     Saya melihat iklim hujan masih hujan monoton,sehingga saya membuka flim perang supaya tidak bosan waktu hujan.

     Saat tinggal didalam asrama itu saya melihat jam dalam hp android sudah pukul 3:24  waktu papua dan sedang hujan itupun juga mulai agak berhenti-henti saya merasa senang dalam hati dan pikiran karena disana tinggal bosan dan lama,saya persuasi kepada rekan seperjuangan sore ini kita akses ke tempat tinggal saya,lalu dia bilang terhadap saya bisa.saya keluar melihat pakaian saya yang fungi masih basah jadi saya isikan dalam kanton plastik kemudian,mereka kasih pakaian itu,saya pake lalu saya dengan colega kita dua keluar turun dan star motor roda dua menuju ke sentani dalam perjalanan jalan santei sampai tibah disentani dibawah kaki gunung cislop dengan situasi baik.  

      Dalam rumah tangga tentu punya perlengkapan fasilitas dapur saat kita lapar kita harus masak oleh karena itu sore hari kita dua masak makanan yang seadanya saja sederhana,sesudah masak saya memulai berdoa meminta kepada raja semesta alam atas menciptakan langit dan bumi serta segala isinya untuk memberkati hasil karya dari manusia yang telah siap keminikmatan sore harinya,kita dua boga sampai selesai.saya meluangkan waktu untuk membaca buku sedikit waktu setelah itu melanjutkan doa sebelum tidur dengan melanjutkan aktivitas pada malam hari untuk istrahat.saya rasa menucapkan terimakasih kepada tuhan yesus tak pernah meninggal kami dalam segala kehidupan duniawi. 

         

  Ditulis oleh:riko deiyaibagobi pekei