KULIAH DARING MENGRUMITKAN BAGI TOTALITAS MANUSIA TERUTAMA BAGI ANAK SEKOLAH

 kampus universitas cendrawasi fakultas ilmu sosial dan ilmu politik prodi iks aktivitas belajar mengajar melalui kuliah daring.

      Mulai dari prolog terjebak pandemi covid 19 sampai dini ini aktivitas sekolah/kampus belajar mengajar melalui kuliah daring saya pikir mengrumitkan bagi pelajar /mahasiswa-mahasiswi totalitas anak masyarakat era global,karena mengapa banyak pelajar/mahasiswa-mahasiswi yang belum mengenal inovasi baru dan juga belum tahu main hp android dalam internal kemudian isi pulsa telpon dan internet tanpa mencukupi ekonomi sehingga akhirnya keluar dari sekolah/kampus.

KRITIK BAGIAN NEGARA INDONESIA

UNDANG-UNDANG DASAR 1945

BAB XIII

Pasal 31

1.Tiap warga negara berhak mendapat pengajaran atau pendidikan.

    Tetapi selama melanda pandemi covid 19 akitiviats kampus belajar-mengajar melalui kuliah daring,tanpa pernah kontribusi berupa ekonomi,hp android,pulsa  internet,kepada para pihak anak-anak sekolah norma undang-undang negara indonesia sudah jelas.

      Tetapi ini juga perlu kita ditanyakan kepada para pemimpin negara indonesia karena kami melihat dengan undang-undang yang sudah ditetap/dicantumkan dalam undang-undang 1945.telah terjamin dan mengatur dengan undang-undang negara indonesia tetapi menurut undang-undang diatas ini tidak terjamin bagi anak-anak sekolah oleh karena itu undang-undang itu harus del.

 LANJUTAN DARI PERTAMA

    Bagi adik,rekan,kaka bagi yang memcukupi ekonomi isi pulsa internet dan punya hp android selamat proses sampai sukses,

   Bagi yang tidak tahu main hp android internal dan tidak mencukupi ekonomi isi pulsa internet dan lain sebagainya selamat keluar fluktuatif menjadi nangur menjadi sama seperti kepandir.

  Demikian wabah juga mensulitkan seluruh global aktivitas pemerintahan,masyarakat,sekolah,gereja,dan seterusnya.

oleh sebab itu takut tapi butuh kehidupan sehingga terpaksa melakukan fungsi aktivitas seseorang totalitas dunia.

   Kalau sudah mulai fluktuaktif normal apa yang kita alami melanda dampak besar wabah ini sebagai bahan naratif bagi seluruh manusia.

Terkesan bagi kami anak sekolah inovasi baru pahit maupun manis yang kami alami seluruh global belajar mengajar melalui daring apa yang kita tidak tahu itu berubah menjadi kita tahu sehingga penuh bersyukur kepada dampak besar yang melanda di era globalisasi.

               Jayapura:sabtu 10 aplir 2021


Karya oleh:RIKO DEIYAIBAGOBI PEKEI